Pada pembelajaran BK kelas X, guru BK mengajak peserta didik untuk mengenali potensi dan karakter diri melalui kegiatan tes gaya belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa memahami cara belajar yang paling sesuai dengan dirinya sekaligus menyadari potensi dan kelebihan yang dimiliki. Setelah mengikuti tes gaya belajar, siswa diajak menganalisis hasil tes gaya belajarnya melalui media “Pohon Potensiku” yang terdiri dari akar, batang, dan buah.

Pada bagian akar pohon, siswa diminta untuk menuliskan sifat atau karakter positif yang mereka miliki sebagai bentuk pengenalan terhadap kekuatan diri. Selanjutnya, pada bagian batang pohon, siswa diminta untuk menuliskan jenis potensi berdasarkan hasil tes gaya belajar, yaitu kecenderungan gaya belajar yang dimiliki beserta persentasenya. Siswa juga diajak untuk mengenali tipe gaya belajarnya yang paling dominan atau paling sesuai dengan dirinya. Kegiatan ini membuat siswa tidak hanya mengetahui hasil tes gaya belajar, tetapi juga belajar memahami bahwa setiap individu memiliki potensi dan cara belajar yang berbeda.

Pada bagian buah pohon, siswa diminta merancang strategi belajar mandiri yang sesuai dengan gaya belajar dominan masing-masing. Siswa kemudian diminta untuk menghubungkan hasil tes dengan kebiasaan belajar yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hasil tes tidak berhenti pada angka atau kategori saja. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan semakin mengenal dirinya, mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki, serta memiliki strategi belajar mandiri yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhannya sehingga hasil belajarnya lebih optimal.
BK-Maria Meilinda Andreanti
