Kegiatan

Tanpa Kertas Soal, Tanpa Repot: SMA Krista Mitra Gelar Penilaian Harian Bersama Secara Digital

SMA Krista Mitra sukses menggelar Penilaian Harian Bersama (PHB) serentak menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) yang terintegrasi penuh dengan Learning Management System (LMS). Inovasi digital yang menghemat waktu dan biaya ini disambut dengan antusiasme serta integritas tinggi oleh seluruh murid.

Foto: Tanpa Kertas Soal, Tanpa Repot: SMA Krista Mitra Gelar Penilaian Harian Bersama Secara Digital  — SMP SMA Krista Mitra Semarang

Semarang - SMA Krista Mitra terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam mengukur capaian belajar para murid. Hal ini terlihat dalam gelaran Penilaian Harian Bersama (PHB) yang mengombinasikan efisiensi sistem digital dengan ketelitian analisis akademis murid. 

4

Penilaian Harian Bersama (PHB) merupakan evaluasi formatif yang dirancang khusus oleh sekolah untuk mengukur pencapaian kompetensi murid secara berkala, yakni pada pertengahan rentang antara awal semester dan penilaian tengah semester. Dalam satu semester, PHB dilaksanakan sebanyak dua kali. Bedanya dengan penilaian harian yang selama ini dikelola mandiri oleh masing-masing guru mata pelajaran, PHB memiliki instrumen soal dan jadwal yang seragam untuk seluruh rombongan belajar pada jenjang yang sama, sehingga mutu pembelajaran tetap terjaga kesetaraannya di setiap kelas. 

3

Adapun tujuan dari pelaksanaan PHB adalah: 

  • Pemetaan Capaian Pembelajaran: Mengukur tingkat penguasaan materi murid secara merata pada rentang waktu tertentu.

  • Umpan Balik Kinerja Pengajaran: Menyediakan data riil bagi guru mengenai efektivitas strategi mengajar yang telah diterapkan.

  • Standarisasi Mutu: Memastikan seluruh rombongan belajar mendapatkan cakupan materi dan standar evaluasi yang setara.

  • Deteksi Dini Hambatan Belajar: Mengidentifikasi murid yang memerlukan perbaikan (remedial) atau pengayaan sebelum memasuki penilaian sumatif akhir semester.

Manfaat pelaksanaan PHB dirasakan langsung oleh seluruh civitas academica. Bagi murid, evaluasi ini menjadi cermin pemahaman materi sekaligus bahan perbaikan pola belajar. Sementara bagi guru, PHB menjadi sarana menguji validitas dan tingkat ketercapaian Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). 

1

Dari segi teknis, SMA Krista Mitra mengadaptasi model Computer Based Test (CBT) yang terintegrasi dengan Learning Management System (LMS) sekolah. Penggunaan soal cetak berlembar-lembar kini digantikan oleh layar laptop, dan proses koreksi berjalan otomatis melalui LMS sehingga menghemat waktu serta pembiayaan. 

2

Atmosfer antusiasme dan fokus tinggi terlihat jelas di dalam ruang kelas. Seluruh murid kelas X, XI, hingga XII menempuh ujian ini dengan penuh integritas dan kedisiplinan. Tak lupa, setiap sesi selalu diawali dengan doa bersama. Selamat menempuh PHB untuk seluruh murid SMA Krista Mitra, Tuhan Yesus memberkati! 

Penulis Carolus Tendy, S.Si.

Wakasek Akademik/Guru Matematika

Andrianus Doly Saputra Pasaribu

Ditulis oleh: Andrianus Doly Saputra Pasaribu

Artikel ini dipublikasikan secara resmi oleh Tim Humas & Publikasi SMP - SMA Krista Mitra Semarang. Materi berita kesiswaan, prestasi, dan pengumuman sekolah telah diverifikasi secara internal.