SEMARANG - Dalam upaya terus mendukung pengembangan bakat dan potensi generasi muda, Sekolah Krista Mitra sukses menyelenggarakan perhelatan tahunan Open House pada Sabtu (12/9/2026). Mengusung tema besar "Pursue the Best in Us", acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari ini berhasil menarik animo luar biasa dari masyarakat dan memadati seluruh area kompleks sekolah.
Open House tahun ini menjadi salah satu agenda tahunan sekolah untuk menampilkan capaian dan kreativitas siswa jenjang SD dan SMP, sekaligus memperkenalkan lingkungan pendidikan Krista Mitra kepada masyarakat luas melalui Booth Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dibuka sepanjang acara berlangsung.
Kemeriahan acara resmi dimulai pada pukul 07.30 WIB melalui Opening Ceremony yang ditandai dengan prosesi pemotongan pita. Langkah simbolis ini menjadi gerbang pembuka bagi ribuan pengunjung untuk menikmati berbagai suguhan menarik. Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya pengunjung yang memadati deretan stan bazar kuliner dan nonmakanan yang tertata rapi di area sekolah, menjadikan suasana tetap hidup dan meriah hingga penghujung acara.

Sejumlah perlombaan yang digelar meliputi solo vokal, K-Pop dance, fashion show, basket 3 x 3, e-sport, infografis, dan band. Kompetisi tersebut diikuti oleh siswa dari jenjang SD dan SMP. Untuk menjaga kesetaraan dalam kompetisi, peserta bertanding berdasarkan jenjang masing-masing. Dengan demikian, peserta SD berkompetisi dengan peserta SD, sedangkan peserta SMP berkompetisi dengan peserta SMP.
Di lapangan basket, pertandingan berlangsung penuh semangat. Para pemain menunjukkan kemampuan teknik, kerja sama tim, strategi, dan sportivitas. Tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan pemenang, pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperoleh pengalaman berkompetisi dan mengembangkan kepercayaan diri.


Semangat yang sama tampak dalam berbagai perlombaan seni. Peserta solo vokal tampil dengan kemampuan olah vokal masing-masing, sementara peserta K-Pop dance memperlihatkan kekompakan gerak dan kreativitas di atas panggung. Fashion show pun menghadirkan penampilan yang menarik dengan kreativitas peserta dalam menampilkan busana dan karakter masing-masing.


Di bidang kreativitas dan teknologi, lomba infografis serta e-sport menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan yang berbeda. Lomba infografis mengasah kemampuan peserta dalam mengolah informasi dan menyampaikannya secara visual, sedangkan e-sport menuntut strategi, konsentrasi, komunikasi, dan kerja sama tim.

Sementara itu, kompetisi band menjadi salah satu ruang bagi peserta untuk menampilkan kemampuan bermusik sekaligus membangun kekompakan dalam sebuah kelompok.
Di tengah padatnya jadwal perlombaan, acara ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya sesi Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang pada pukul 13.00 WIB. Kehadiran Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom. ini turut mengukuhkan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan positif yang mewadahi kreativitas pelajar di Kota Semarang.

Ketegangan para peserta lomba akhirnya memuncak pada sesi pengumuman pemenang dan pembagian hadiah pada pukul 17.00 WIB. Namun, daya tarik Open House belum usai. Sebagai suguhan pamungkas, panggung utama diambil alih oleh pagelaran seni kolaboratif yang dipersembahkan langsung oleh siswa-siswi SMP dan SMA Krista Mitra.
Panggung yang sebelumnya menjadi arena kompetisi berubah menjadi ruang bagi para siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan talenta mereka. Berbagai penampilan seni, mulai dari musik, tari, hingga pertunjukan lainnya, ditampilkan untuk menghibur para pengunjung sekaligus menutup rangkaian kegiatan Open House.
Rangkaian Open House Krista Mitra 2026 menunjukkan bahwa proses pendidikan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Kompetisi memberikan ruang bagi siswa untuk belajar berusaha dan berkompetisi secara sportif, sedangkan pentas seni memberikan kesempatan untuk berekspresi dan mengembangkan kepercayaan diri.
Semangat tersebut sejalan dengan tema “Pursue the Best in Us”, yang mengajak setiap siswa untuk terus menggali potensi dan berusaha memberikan yang terbaik dari dalam dirinya.
Bagi Krista Mitra, Open House bukan sekadar kegiatan untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan, apresiasi, kreativitas, dan aktualisasi diri bagi para siswa.
Meriahnya kegiatan dari pagi hingga malam menjadi gambaran bahwa talenta dan potensi siswa dapat tumbuh ketika diberikan ruang untuk berkembang. Melalui kompetisi dan pertunjukan seni, para siswa tidak hanya menunjukkan apa yang mampu mereka lakukan, tetapi juga belajar untuk berani tampil, bekerja sama, menghargai orang lain, dan terus mengejar versi terbaik dari diri mereka.

Penulis Andrianus Doly Saputra Pasaribu
Koordinator Web news
