Oleh: Mariana Sujatmi, S.Pd.
Sahabat Krismit, kali ini kita akan mengintip kegiatan kokurikuler siswa kelas VIIA SMP Krista Mitra dengan tema “Wira Usaha Untuk Semua.” Setelah mendapat penjelasan tentang apa dan bagaimana wirausaha, siswa diajarkan mengenali lingkungan usaha. Berkaitan dengan hal itu, para siswa melakukan kegiatan wawancara di pasar tradisional. Kami memilih pasar tradisional Karangayu, karena jaraknya yang relatif dekat dengan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan yang dilaksanakan pada saat jam pembelajaran kokurikuler atau tepatnya hari Senin, tanggal 3 Agustus 2026.

Siswa kelas VIIA yang terdiri dari 4 kelompok, mewawancarai para pedagang di pasar tradisional Karangayu. Daftar pertanyaan telah dipersiapkan, pembagian tugas tiap orang dalam kelompok juga telah dilakukan. Dengan didampingi satu guru untuk setiap kelompok, mereka belajar mewawancarai para pedagang. Kami tetap menekankan pentingnya sopan santun dalam berkomunikasi, selain pentingnya memperoleh data dan pengalaman dalam pembelajaran.
Setelah mendapat izin dari para pedagang, kami melakukan wawancara mengenai usaha yang dijalankan. Pertanyaan yang diajukan meliputi modal usaha, sumber barang dagangan, strategi pemasaran, keuntungan yang diperoleh, kendala yang dihadapi, serta harapan untuk mengembangkan usaha di masa depan. Selain melakukan wawancara, kami juga mengamati aktivitas jual beli dan cara pedagang melayani pelanggan.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai cara menjalankan usaha, menghadapi persaingan, melayani pelanggan, serta mengelola keuntungan dan modal usaha, bahkan mengetahui proses menjalankan usaha di pasar tradisional dan suka duka yang dihadapi para penggiat wirausaha. Hal ini dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada siswa.
Setelah selesai mengunjungi pasar tradisional, para siswa mendapat kesempatan untuk mengunjungi Museum Mandala Bakti di sekitar Tugu Muda Semarang.
