Kegiatan

Dari Tutor Sebaya Menuju Sukses TKA Matematika

Strategi belajar tutor sebaya meningkatkan kemampuan siswa dalam meningkatkan pemahaman akademik, menumbuhkan keterampilan komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa percaya diri

Foto: Dari Tutor Sebaya Menuju Sukses TKA Matematika — SMP SMA Krista Mitra Semarang

Oleh: St. Haryanto, S.Si., M.M

Dalam rangka mempersiapkan siswa kelas IX menghadapi TKA Matematika, SMP Krista Mitra menerapkan model tutor sebaya sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan materi. Kegiatan ini dirancang agar siswa dapat mengulang konsep, berlatih mengerjakan soal, berdiskusi, serta saling membantu menemukan solusi atas permasalahan matematika yang dihadapi. Hal ini dilakukan bersama tutor sebaya yang memiliki kemampuan lebih dibandingkan teman lainnya.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan mengidentifikasi materi yang perlu diperkuat dan jenis soal yang membutuhkan latihan lebih lanjut. Kemudian guru mengatur kelompok belajar dengan mempertimbangkan kemampuan siswa, kebutuhan belajar, serta kesempatan bagi setiap anggota untuk berpartisipasi secara aktif. Siswa yang lebih memahami materi diberikan kesempatan untuk mendampingi teman-temannya (menjadi tutor), sedangkan anggota kelompok lainnya didorong untuk bertanya, mencoba, dan menyampaikan pendapat.

Dalam kelompok kecil, siswa mengerjakan soal-soal latihan yang relevan dengan cakupan materi TKA Matematika. Ketika menemui kesulitan, mereka dapat berdiskusi dengan tutor sebaya untuk memahami langkah-langkah penyelesaian. Penjelasan yang disampaikan menggunakan bahasa sehari-hari. Pendekatan yang dekat dengan pengalaman siswa sering kali membantu membuat konsep yang terasa rumit menjadi lebih mudah dipahami.

Kegiatan ini tidak berhenti pada pemberian jawaban. Tutor sebaya didorong untuk menjelaskan alasan di balik setiap langkah penyelesaian, mengingatkan penggunaan konsep atau rumus yang tepat, serta mengajak teman-temannya memeriksa kembali hasil pekerjaan. Dengan demikian, siswa tidak sekadar menghafal cara menyelesaikan soal, tetapi juga belajar memahami proses berpikir matematis.

Guru tetap memegang peranan penting sebagai fasilitator dan pembimbing. Guru memantau jalannya diskusi, memberikan penguatan terhadap konsep yang belum dipahami, meluruskan kesalahanpemahaman, serta memastikan bahwa seluruh siswa memperoleh kesempatan belajar yang setara. Melalui perpaduan antara pendampingan guru dan kolaborasi antarsiswa, kegiatan tutor sebaya menjadi sarana untuk membangun pemahaman matematika yang lebih mendalam.

Selain meningkatkan pemahaman akademik, kegiatan ini juga menumbuhkan keterampilan komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Siswa belajar menyampaikan gagasan dengan jelas, menghargai pendapat teman, dan menerima bahwa setiap orang memiliki kecepatan belajar yang berbeda.



tka haryanto

Dinas Pendidikan Kota Semarang menghimbau kepada semua sekolah agar mempersiapkan TKA sedini mungkin untuk memaksimalkan hasil TKA. Menindaklanjuti hal tersebut maka pada awal bulan Oktober 2026 sub rayon 05 dan 06 secara serentak telah memulainya dengan Try Out ke-1. Sedangkan Try Out ke-2 dilaksanakan secara serentak se-Kota Semarang pada tanggal 14 dan 15 Oktober 2026. Kiranya siswa kelas IX SMP Krista Mitra semakin siap dalam menghadapi TKA Tahun Ajaran 2026/2027. Tuhan Memberkati.

Bersama Kita Bisa, Bersatu Kita Mampu

Julianita Trinawati, S.Si

Ditulis oleh: Julianita Trinawati, S.Si

Artikel ini dipublikasikan secara resmi oleh Tim Humas & Publikasi SMP - SMA Krista Mitra Semarang. Materi berita kesiswaan, prestasi, dan pengumuman sekolah telah diverifikasi secara internal.